Accounting is one of the essential disciplines that plays a crucial role in both daily life and the business world. However, many high school students still face challenges in understanding basic accounting concepts such as debit, credit, and general journal entries. This community service program (PKM) aims to introduce and enhance students’ understanding of debit-credit concepts and their applications in service company journals at SMA Negeri 2 Jakarta Barat. Conducted under the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) initiative, the program lasted for four months and involved 37 students from class 12.6. The learning process adopted interactive methods supported by digital media such as PowerPoint and Kahoot to foster active participation and motivation. The program’s effectiveness was evaluated using a pre-test and mid-semester test. Results revealed a significant improvement in students’ comprehension, with the average score rising from 50.81 to 83.95, representing a 65.2% increase. This improvement demonstrates that integrating technology-based learning with engaging methods effectively enhances students’ conceptual understanding and learning enthusiasm. Additionally, students expressed higher interest and confidence in accounting after the sessions. In conclusion, this activity successfully achieved its objectives by strengthening students’ foundational accounting literacy, supporting experiential learning, and providing a meaningful contribution to the MBKM framework as an innovative model of community-based education that bridges theoretical knowledge with real-world practice. Akuntansi merupakan salah satu disiplin ilmu yang memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha. Namun, banyak siswa sekolah menengah atas masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep dasar akuntansi seperti debit, kredit, dan pencatatan jurnal umum. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkenalkan serta meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep debit-kredit dan penerapannya dalam jurnal umum perusahaan jasa di SMA Negeri 2 Jakarta Barat. Program ini dilaksanakan dalam kerangka Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) selama empat bulan dengan melibatkan 37 siswa kelas 12.6. Proses pembelajaran menggunakan metode interaktif berbantuan media digital seperti PowerPoint dan Kahoot guna mendorong partisipasi aktif dan motivasi belajar siswa. Efektivitas kegiatan diukur melalui pre-test dan ujian tengah semester. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa, dengan rata-rata nilai meningkat dari 50,81 menjadi 83,95 atau naik sebesar 65,2%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penggunaan metode pembelajaran berbasis teknologi secara interaktif dapat meningkatkan pemahaman dan antusiasme belajar siswa. Selain itu, siswa juga menunjukkan minat dan kepercayaan diri yang lebih tinggi dalam memahami akuntansi. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil mencapai tujuannya dalam memperkuat literasi akuntansi dasar siswa, mendukung pembelajaran berbasis pengalaman, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pelaksanaan MBKM sebagai model pendidikan inovatif yang menghubungkan teori dengan praktik nyata.
Copyrights © 2025