Jurnal Serina Abdimas
Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Serina Abdimas

PENYULUHAN ANTISIPASI HOAKS DAN DISINFORMASI PADA ERA DIGITAL KEPADA KELOMPOK ARISAN KELUARGA REKSO JAKARTA SELATAN

Diah Ayu Candraningrum (Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Tarumanagara)
Cecilia Jesse Chandra (Program Studi Sarjana Ilmu Komunikasi, Universitas Tarumanagara)
Evelyn Natasha (Program Studi Sarjana Ilmu Komunikasi, Universitas Tarumanagara Jakarta)



Article Info

Publish Date
28 Feb 2026

Abstract

In the digital age, the flow of internet and information on social media increasingly requires intensive monitoring and filtration. This phenomenon has resulted in increasing opportunities for various parties to spread fake news or invalid information. However, the spread of hoaxes can be overcome by consistently honing digital literacy and awareness of various hoaxes in the development of information technology. This Community Service Program (PKM) was conducted at the social gathering group at the Kebayoran Lama Military Command complex in South Jakarta. This activity contributed to training and honing critical literacy in navigating hoax news in the modern era. The method used in this outreach regarding hoax prevention was outreach (socialization). The outreach method was carried out with the aim of providing material on how to differentiate hoaxes, disinformation, and misinformation. Through the presentation of material and understanding related to hoaxes, the Rekso Family Arisan Group has found a space to practice more critical thinking in selecting information. Di era serba digital, arus internet dan informasi yang ada di media sosial semakin membutuhkan pengawasan dan filtrasi yang intensif. Bersangkutan dengan fenomena ini, alhasil terus bertambah peluang bagi berbagai pihak dalam menyebarkan berita palsu atau informasi tidak valid. Namun, penyebaran hoaks bisa diatasi dengan konsisten mengasah literasi digital dan awareness terhadap berbagai hoaks pada perkembangan teknologi informasi. PKM ini dilaksanakan pada kelompok arisan komplek Kodam Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kegiatan ini berkontribusi dalam melatih dan mengasah literasi kritis dalam mengarungi berita hoaks di zaman modern. Metode yang digunakan dalam sosialisasi terkait pencegahan hoaks ini menggunakan metode penyuluhan (sosialisasi). Metode penyuluhan dilakukan dengan tujuan memberikan pembekalan materi mengenai cara membedakan hoaks, disinformasi, dan misinformasi. Melalui pemaparan materi dan pemahaman terkait hoaks, Kelompok Arisan Keluarga Rekso telah menemukan ruang untuk melatih pemikiran yang lebih kritis dalam memilih informasi. Kata Kunci; Sosialiasi, Hoaks, Komunikasi, Era Digital, Literasi Digital.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JSA

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Engineering Environmental Science Health Professions Languange, Linguistic, Communication & Media Public Health Social Sciences

Description

Jurnal Serina Abdimas adalah wadah publikasi hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Dosen, Mahasiswa, maupun Praktisi dan telah didesiminasikan pada Seri Seminar Nasional (SERINA) dan SENAPENMAS yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada ...