Buletin Keslingmas
Vol 36, No 1 (2017): Bulletin Keslingmas Vol 36 No 1 Tahun 2017

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT DENGAN KEPEMILIKAN JAMBAN PRODUK LAIN DI DESA KRAKAL KECAMATAN ALIAN KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2016

Akhmad Saifudin (Prodi D4 Kesling Purwokerto)
Djamaluddin Ramelan (Prodi D4 Kesling Purwokerto)
Lagiono Lagiono (Prodi D4 Kesling Purwokerto)



Article Info

Publish Date
31 Mar 2017

Abstract

Jumlah penduduk Desa Krakal 6.386 jiwa (1.867 KK), 2.029 jiwa (691 KK) atau sebesar 37%, diantaranya masih belum mempunyai jamban. Keberadaan wirausaha sanitasi telah berhasil meningkatkan jumlah kepemilikan jamban keluarga. Terbukti jamban yang dibangun sebanyak 80 buah. Sedangkan jamban yang dibangun oleh pihak lain pada periode waktu yang sama hanya 90 buah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, terhadap kepemilikan produk jamban pada wirausaha sanitasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasi analitik dengan pendekatan cross sectional (potong lintang). Penelitian dilakukan pada tanggal 1 Mei sampai 15 Juni 2016. Lokasi penelitian di Desa Krakal Kecamatan Alian Kabupaten Kebumen. Sampel (responden) dari penelitian ini adalah 40 kepala keluarga yang memiliki produk jamban pada wirausaha sanitasi dan 45 kepala keluarga yang memiliki produk lain Penelitian dilaksanakan dengan cara pengisian kuesiner yang dilakukan responden. Analisis data dilakukan dengan analisis Univariat dan Analisis Bivariat (Chi Square). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa pengetahuan mempunyai p value =0,023 0,05 yang berarti ada hubungan pengetahuan masyarakat dalam menentukan kepemilikan jamban , sikap mempunyai p value =0,000 0,005 yang berarti ada hubungan sikap masyarakat dalam menentukan kepemilikan jamban. Hal tersebut menyimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap mempunyai hubungan terhadap kepemilikan produk jamban.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

keslingmas

Publisher

Subject

Environmental Science Health Professions Public Health

Description

Buletin Keslingmas mencakup bidang penelitian bidang sanitasi /penyehatan air, penyehatan udara, penyehatan makanan, penyehatan tanah/ pengelolaan sampah, pengendalian vektor, penyehatan sarana fasilitas, Kesehatan dan Keselamat Kerja, Epidemiologi Kesehatan Lingkungan. ...