Emesis gravidarum merupakan keluhan yang sering dialami ibu hamil trimester pertama berupa mual dan muntah yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan serta mengganggu aktivitas sehari-hari. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi ketidaknyamanan tersebut adalah massage Tuina. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh massage Tuina pada titik Neiguan (PC6), Zusanli (ST36), Gongsun (SP4), dan Taiyang terhadap penurunan ketidaknyamanan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 30 ibu hamil trimester pertama yang mengalami emesis gravidarum dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran tingkat ketidaknyamanan dilakukan menggunakan kuesioner PUQE (Pregnancy Unique Quantification of Emesis and Nausea) sebelum dan sesudah intervensi massage Tuina. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar responden mengalami ketidaknyamanan kategori sedang sebanyak 19 responden (63,3%), sedangkan setelah intervensi sebagian besar mengalami ketidaknyamanan kategori ringan sebanyak 22 responden (73,3%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value = 0,000 (<0,05), yang menunjukkan terdapat pengaruh massage Tuina pada titik Neiguan (PC6), Zusanli (ST36), Gongsun (SP4), dan Taiyang terhadap penurunan ketidaknyamanan emesis gravidarum. Kesimpulan penelitian ini adalah massage Tuina efektif sebagai terapi komplementer nonfarmakologis untuk membantu mengurangi ketidaknyamanan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama.
Copyrights © 2025