Jurnal Ilmiah Kesehatan
Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan

PENGARUH PIJAT TUINA TERHADAP PENINGKATAN NAFSU MAKAN DAN BERAT BADAN BALITA

Dewi Nurlaela Sari (Program Studi D3 Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Bhakti Kencana)
Meda Yuliani (Program Studi D3 Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Bhakti Kencana)
Susi Susanti (Program Studi D3 Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Bhakti Kencana)



Article Info

Publish Date
20 Jul 2025

Abstract

Nafsu makan rendah pada balita dapat berkontribusi terhadap asupan makan yang tidak adekuat dan gangguan pertumbuhan. Pijat Tuina merupakan terapi komplementer nonfarmakologis yang mengombinasikan tekanan lembut dan usapan pada titik meridian tertentu serta mulai banyak digunakan untuk mendukung penanganan masalah makan anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pijat Tuina terhadap nafsu makan dan berat badan balita. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain kuasi eksperimen one-group pretest-posttest pada 30 balita usia 12-59 bulan yang mengalami masalah nafsu makan di posyandu. Intervensi pijat Tuina diberikan enam kali selama dua minggu oleh ibu yang telah dilatih dengan supervisi bidan. Nafsu makan diukur menggunakan kuesioner terstruktur, sedangkan berat badan diukur menggunakan timbangan digital terkalibrasi. Data dianalisis menggunakan paired t-test dan uji Wilcoxon. Rerata skor nafsu makan meningkat dari 5,47 ± 1,17 menjadi 8,03 ± 1,10 setelah intervensi (p < 0,001). Rerata berat badan meningkat dari 11,87 ± 1,61 kg menjadi 12,16 ± 1,62 kg (p < 0,001). Pijat Tuina berpengaruh signifikan terhadap peningkatan nafsu makan dan berat badan balita. Intervensi ini dapat dipertimbangkan sebagai pendekatan komplementer dalam pelayanan kebidanan dan kesehatan anak berbasis komunitas, disertai edukasi pemberian makan responsif dan gizi seimbang.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JIK

Publisher

Subject

Health Professions Public Health

Description

Jurnal Ilmiah Kesehatan, This journal is intended as a medium for communication among stake holders on health research such as researchers, educators, students, practitioners of Health Office, Department of Health, Public Health Service center, as well as the general public who have an interest in ...