This research was motivated by the presence of elementary school students who showed hyperactive behavior, difficulty concentrating, and difficulty controlling their behavior during the learning process. These conditions indicate suspected Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), which can affect student participation in classroom learning. This study aimed to analyze the behavioral characteristics of children with suspected ADHD in fourth-grade students at SDN Keleyan 1. The research used a qualitative approach with a descriptive research design. The informants consisted of the fourth-grade homeroom teacher and fourth-grade students of SDN Keleyan 1 in the 2025/2026 academic year. Data collection techniques included observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis employed the Miles and Huberman model, including data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that students with suspected ADHD demonstrated characteristics of inattention, hyperactivity, and impulsivity, such as difficulty focusing, being easily distracted, inability to sit calmly, frequently moving around, and difficulty controlling behavior and emotions during learning activities. These conditions affected both academic and social aspects of the learning process. Teachers implemented strategies such as ice breaking activities, the use of visual media, and interactive learning methods to improve students’ focus and engagement in classroom learning. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya peserta didik sekolah dasar yang menunjukkan perilaku hiperaktif, sulit memusatkan perhatian, serta kesulitan mengontrol perilaku selama proses pembelajaran berlangsung. Kondisi tersebut mengarah pada dugaan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) yang dapat memengaruhi keterlibatan siswa dalam pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik perilaku anak dengan dugaan ADHD pada siswa kelas IV di SDN Keleyan 1. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan dalam penelitian ini terdiri atas wali kelas IV dan siswa kelas IV SDN Keleyan 1 tahun pelajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan dugaan ADHD memiliki karakteristik inatensi, hiperaktivitas, dan impulsivitas yang tampak melalui perilaku sulit fokus, mudah terdistraksi, tidak dapat duduk tenang, sering berpindah tempat, serta kurang mampu mengontrol perilaku dan emosi selama pembelajaran. Kondisi tersebut berdampak pada proses pembelajaran baik secara akademik maupun sosial. Guru menerapkan strategi berupa ice breaking, penggunaan media visual, dan metode pembelajaran interaktif untuk membantu meningkatkan fokus serta keterlibatan siswa dalam pembelajaran.
Copyrights © 2026