Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kecepatan penyebaran berita kecelakaan antara Citizen Journalism Bengkulu Info dan jurnalis profesional Bengkulu Ekspress di platform media sosial Instagram. Pesatnya perkembangan teknologi informasi telah menghadirkan fenomena citizen journalism yang kerap lebih cepat dalam mendistribusikan informasi dibandingkan media profesional. Di Bengkulu, persaingan kecepatan informasi antara Bengkulu Info (akun Citizen Journalism) dan Bengkulu Ekspress (media profesional) di Instagram menjadi perhatian peneliti. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan desain survei. Populasi adalah mahasiswa aktif Prodi Jurnalistik FISIP Universitas Bengkulu tahun akademik 2025/2026 yang menggunakan Instagram. Teknik pengumpulan data menggunakan angket skala Likert 5 poin dengan 30 item pernyataan tervalidasi. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas (Kolmogorov-Smirnov), uji homogenitas (Levene's Test), dan uji hipotesis menggunakan Independent Sample T-Test atau Mann-Whitney U. Landasan teoritis mencakup teori gatekeeping, difusi inovasi, dan ambient journalism. Hasil yang diharapkan dapat membuktikan secara empiris ada tidaknya perbedaan signifikan kecepatan penyebaran berita antara kedua media tersebut berdasarkan persepsi mahasiswa.
Copyrights © 2026