Indonesia memiliki potensi energi laut sekitar 63 GW, yang mencakup energi panas laut, arus pasang surut, dan energi gelombang, menjadikannya salah satu negara dengan sumber daya energi laut terbesar di Asia Tenggara. Namun, pemanfaatan energi gelombang masih terbatas, sehingga dibutuhkan optimasi alat konversi energi gelombang (WEC) yang sesuai dengan karakteristik gelombang berperiode pendek di perairan Indonesia. Penelitian ini mengkaji adaptasi WEC tipe attenuator Pelamis terhadap kondisi gelombang Indonesia melalui studi parametrik pada empat parameter geometrik utama, yakni panjang segmen, diameter silinder, draft ratio, dan massa struktur. Analisis parametrik dilakukan menggunakan MATLAB untuk menyapu 750 kombinasi geometrik pada kondisi gelombang reguler. Hasil simulasi menunjukkan kinerja terbaik dengan segmen pendek, diameter besar, draft ratio rendah, dan massa struktur ringan. Konfigurasi optimal menghasilkan daya listrik rata-rata 16,75 kW per segmen, dengan CWR sebesar 0,0843 dan efisiensi total 28,08%. Peta parametrik ini berguna untuk desain awal Pelamis di perairan Indonesia.
Copyrights © 2026