Proses langsir pada operasional kereta api memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan komunikasi antara masinis dan juru langsir, adanya area blind spot di kabin, dan kondisi kebisingan yang sering kali mengganggu penyampaian informasi saat penyambungan sarana. Situasi tersebut mendorong perlunya sistem pendukung berbasis teknologi yang mampu memberikan informasi visual secara langsung dan akurat. Penelitian ini bertujuan merancang alat untuk mendeteksi kondisi coupler tersambung dengan memanfaatkan metode YOLOv8 berbasis kamera. Data penelitian diperoleh dari rekaman video proses penyambungan coupler yang diambil secara langsung, kemudian diubah menjadi kumpulan citra untuk pelabelan dan pelatihan model. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, pelabelan menggunakan CVAT, pelatihan model YOLOv8, dan pengujian dengan variasi intensitas cahaya dan penggunaan GPU. Hasil pengujian menunjukkan tingkat keberhasilan tertinggi sebesar 98,33% pada sesi siang menggunakan GPU, sedangkan nilai terendah sebesar 53,33% terjadi pada sesi sore tanpa GPU. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem mampu bekerja secara real time dan memberikan hasil yang lebih optimal pada kondisi pencahayaan serta dukungan komputasi yang baik.
Copyrights © 2026