Proses penentuan perpanjangan kontrak karyawan masih kurang optimal dan memerlukan waktu yang cukup lama, karena penilaian serta perhitungan dilakukan secara bertahap, mulai dari penyelesaian berkas dokumen hingga pengesahan perjanjian kontrak baru. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kesalahan dalam pengambilan keputusan, sehingga hasil penentuan perpanjangan kontrak sering kali tidak sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan perusahaan dan dapat menghambat kinerja operasional.Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pembaruan perjanjian kerja dengan menggunakan metode Vise Kriterijumska Optimizacija Kompromisno Resenje (VIKOR) dalam menentukan kelayakan perpanjangan kontrak karyawan. Data dianalisis menggunakan metode VIKOR untuk menghasilkan peringkat karyawan terbaik berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini mampu memberikan rekomendasi yang lebih akurat, objektif, dan efisien dalam penentuan perpanjangan kontrak karyawan. Implementasi sistem ini diharapkan dapat membantu perusahaan dalam mengelola sumber daya manusia secara optimal serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat dan strategis
Copyrights © 2026