Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) merupakan program strategis dalam upaya memulihkan fungsi hidrologis Daerah Aliran Sungai (DAS) sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan. Kajian mengenai faktor ekonomi dalam pelaksanaan RHL di tingkat tapak masih sangat terbatas, khususnya di wilayah DAS Gorontalo. Mini riset ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor ekonomi yang berkaitan dengan pelaksanaan program RHL di Desa Momala, Kabupaten Gorontalo, sebagai studi pendahuluan (preliminary study) berbasis data lapangan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan instrumen kuesioner Skala Likert 4 poin yang terdiri dari 25 pertanyaan tertutup dan 2 pertanyaan uraian. Teknik purposive sampling digunakan untuk memilih 10 responden yang memiliki keterlibatan langsung dalam kegiatan RHL suatu jumlah yang lazim dalam penelitian eksploratoris berbasis informan kunci (key informant study). Instrumen diorganisasikan dalam lima dimensi ekonomi: (A) Insentif dan Pendapatan Langsung, (B) Biaya Peluang, (C) Modal dan Biaya Operasional, (D) Akses Pasar dan Nilai Produk, serta (E) Kepastian Ekonomi dan Kesejahteraan. Rata-rata skor keseluruhan sebesar 66,1 dari 100 (setara 2,64/4,00; kategori Cukup), dengan dimensi Biaya Peluang memperoleh skor terendah (2,3/4,00; kategori Kurang). Mini riset ini menghasilkan peta awal lima dimensi hambatan ekonomi RHL yang dapat menjadi acuan bagi penelitian lanjutan berskala lebih besar maupun bagi evaluasi desain program di lapangan. Kontribusi utama penelitian ini adalah tersedianya instrumen diagnostik multidimensi yang kontekstual dan dapat diadaptasi untuk lokasi DAS lainnya di Gorontalo.
Copyrights © 2026