Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo
Vol 12, No 1 (2026)

DETERMINAN EKONOMI, DEMOGRAFI, DAN SOSISOLOGI TERHADAP PERCERAIAN DI INDONESIA

Dini Leonyta Agustin (Unknown)
Kukuh Arisetyawan (Universitas Negeri Surabaya)



Article Info

Publish Date
12 Jun 2026

Abstract

ABSTRAKPeningkatan angka perceraian di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa ketahanan keluarga menghadapi tekanan yang semakin kompleks akibat perubahan ekonomi, demografi, dan sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan perceraian di Indonesia menggunakan pendekatan regresi logistik dengan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) Kor 2023. Variabel independen yang dianalisis meliputi pengangguran, wilayah tempat tinggal, jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, dan kondisi kesehatan kepala rumah tangga. Sampel penelitian mencakup 261.830 individu pernah menikah berusia 15 tahun ke atas dengan data lengkap pada seluruh variabel penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh variabel berpengaruh signifikan terhadap kemungkinan perceraian. Pengangguran menjadi faktor paling dominan yang meningkatkan risiko perceraian, diikuti oleh wilayah perkotaan dan gangguan kesehatan kepala rumah tangga. Sebaliknya, usia, pendidikan tinggi, dan jenis kelamin laki-laki berperan sebagai faktor protektif terhadap perceraian. Temuan ini menegaskan bahwa perceraian merupakan fenomena multidimensional yang dipengaruhi oleh interaksi faktor ekonomi, demografi, dan sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris melalui penggunaan pendekatan terintegrasi pada data nasional representatif untuk menjelaskan determinan perceraian di Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang berfokus pada perluasan kesempatan kerja, penguatan ketahanan ekonomi keluarga, dan peningkatan edukasi kesiapan pernikahan guna menekan angka perceraian.ABSTRACTThe increase in divorce rates in Indonesia in recent years indicates that family resilience is facing increasingly complex pressures due to economic, demographic, and social changes in society. This study aims to analyze the determinants of divorce in Indonesia using a logistic regression approach with data from the 2023 National Socioeconomic Survey (SUSENAS). The independent variables analyzed include unemployment, area of residence, gender, age, education level, and the health condition of the head of the household. The study sample included 261,830 ever-married individuals aged 15 years and above with complete data on all study variables. The analysis results show that all variables significantly influence the likelihood of divorce. Unemployment is the most dominant factor increasing the risk of divorce, followed by urban area and health problems of the head of the household. Conversely, age, higher education, and male gender act as protective factors against divorce. These findings confirm that divorce is a multidimensional phenomenon influenced by the interaction of economic, demographic, and social factors. This study provides an empirical contribution by using an integrated approach to representative national data to explain the determinants of divorce in Indonesia. Therefore, policies are needed that focus on expanding employment opportunities, strengthening family economic resilience, and improving marriage readiness education to reduce divorce rates.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jurep

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Economics, Econometrics & Finance Social Sciences Other

Description

Jurnal Ekonomi Pembangunan dengan nomor ISSN 2339-1529 (cetak) dan 2580-524X (online) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Januari-Juni & Juli-Desember) oleh Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Palopo. Jurnal Ekonomi ...