Sungai Kaliares dapat dikategorikan sebagai Sungai Kelas II karena diperuntukan untuk rekreasi air dan budidaya ikan air tawar. Hingga saat ini, belum terdapat penelitian lebih lanjut mengenai kualitas air Sungai Kaliares. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis keberadaan komunitas mikroalga air tawar dan responnya terhadap gradien tertentu kualitas air yang mencangkup suhu, pH, BOD, dan ??2 bebas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dimana sampel yang diambil mewakili bagian hulu, tengah, dan hilir sungai. Sampel diambil menggunakan phytoplankton trawl net (trawl) berukuran sekitar 50 µ? sebanyak 100 Liter dan segera diberi larutan Yodium lugol untuk mengawetkan bentuk dan struktur sel serta warna sel agar mudah terlihat di bawah mikroskop. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, spesies dengan kelimpahan spesies tertinggi yang ditemukan adalah Nitzschia sp., dan Synedra sp. Secara keseluruhan, Sungai Kaliares memiliki Indeks Keanekaragaman (H’) Sedang, dengan nilai tertinggi adalah KS1 1 sebesar 2,5030. Tidak ada spesies yang mendominasi dan memiliki indeks kemerataan spesies Tinggi. Faktor lingkungan diukur untuk mengetahui respon mikroalga pada gradien tertentu kualitas air, serta untuk menganalisis ada tidaknya hubungan parameter lingkungan dengan keanekaragaman mikroalga. Nilai BOD pada KS2 dan KS3 melebihi baku mutu yang artinya sungai tercemar ringan. Nilai suhu, pH, dan ??2 pada ketiga stasiun menunjukkan sungai dalam keadaan baik. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan bahwa pH, BOD, dan ??2 bebas menunjukkan korelasi negatif terhadap indeks keanekaragaman mikroalga yang artinya semakin tinggi nilai pH, BOD, dan ??2 bebas, keanekaragaman mikroalga cenderung akan menurun. Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberi informasi tentang keanekaragaman mikroalga dan hubungannya dengan gradien kualitas air Sungai Kaliares, Boyolali.
Copyrights © 2026