Usaha madu merupakan salah satu peluang pengembangan agribisnis yang memiliki potensi ekonomi cukup besar, namun masih menghadapi ketidakpastian terkait biaya produksi, investasi awal, dan fluktuasi pasar sehingga diperlukan analisis kelayakan finansial untuk mendukung pengambilan keputusan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial serta tingkat sensitivitas usaha madu pada PT Suhita Lebah Indonesia di Provinsi Lampung. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2024–Januari 2025 dengan menggunakan metode studi kasus. Analisis data dilakukan menggunakan kriteria investasi yang meliputi Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Gross Benefit Cost Ratio (Gross B/C), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), dan Payback Period (PP), serta analisis sensitivitas terhadap perubahan penjualan dan harga bahan baku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha madu pada PT Suhita Lebah Indonesia layak secara finansial terutama pada lebah jenis Heterotrigona itama dan memiliki prospek pengembangan yang baik. Selain itu, hasil analisis sensitivitas menunjukkan bahwa usaha ini masih mampu bertahan terhadap penurunan penjualan produk madu maupun kenaikan harga bahan baku. Temuan ini menunjukkan bahwa agribisnis madu memiliki potensi ekonomi yang cukup menjanjikan apabila dikelola secara efisien dan didukung oleh strategi pengelolaan usaha yang tepat.
Copyrights © 2026