Jagung merupakan komoditas strategis nasional sebagai sumber pangan dan bahan baku pakan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi jagung dan pendapatan petani pada Kelompok Tani Hutan (KTH) Lebak Jero, Desa Jadikarya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran. Penelitian bersifat kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara kepada seluruh anggota KTH Lebak Jero, sedangkan data sekunder berasal dari literatur terkait. Analisis data menggunakan fungsi produksi Cobb-Douglas dan regresi linier berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan dan pupuk organik berpengaruh nyata dan signifikan terhadap produksi jagung (R² = 0,996), sedangkan pestisida dan tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan. Pada analisis pendapatan petani, hanya biaya benih yang berpengaruh signifikan (R² = 0,955), sementara biaya pupuk organik, pestisida, dan tenaga kerja tidak signifikan. Pola tanam yang diterapkan adalah polikultur jagung-durian pada lahan Perhutanan Sosial. Hasil panen jagung dipasarkan dalam bentuk pipil kering kepada Bulog dengan harga Rp6.000/kg.
Copyrights © 2026