Perubahan iklim yang ditandai dengan curah hujan tinggi dan kemarau panjang menjadi salah satu tantangan dalam pengelolaan usahatani kelapa sawit rakyat dan memengaruhi kinerja petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat adaptabilitas petani sawit dalam menghadapi perubahan iklim, tingkat kinerja petani, serta hubungan antara adaptabilitas dan kinerja petani di Kecamatan Semidang Lagan, Kabupaten Bengkulu Tengah. Penelitian ini menggunakan metode probability sampling dengan teknik simple random sampling terhadap 66 responden dari Desa Semidang dan Desa Pagar Jati. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan korelasi Rank Spearman dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat adaptabilitas dan kinerja petani berada pada kategori sedang. Indikator tertinggi terdapat pada fleksibilitas dan strategi adaptif serta persentase luas lahan yang ditanami, sedangkan indikator terendah pada organisasi dan jaringan sosial serta kuantitas TBS. Selain itu, terdapat hubungan positif dan signifikan antara adaptabilitas petani dalam menghadapi perubahan iklim dengan kinerja petani sawit rakyat. Penelitian ini berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman mengenai peran adaptabilitas petani dalam mendukung kinerja petani sawit rakyat di tengah perubahan iklim.
Copyrights © 2026