Kegiatan pengabdian masyarakat di Pekon Jogjakarta Selatan, Kecamatan Gadingrejo, bertujuan mengatasi rendahnya keterampilan petani dalam mengolah kotoran sapi dan jerami padi yang melimpah menjadi pupuk kompos. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan dan praktik langsung (demonstration plot). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman petani mengenai rasio C/N dan teknik fermentasi menggunakan aktivator organik. Peserta mampu memproduksi pupuk organik secara mandiri, yang secara ilmiah terbukti meningkatkan kesuburan tanah dan efisiensi biaya produksi sebesar 30-40%. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil mentransformasi limbah menjadi sumber daya bernilai ekonomi, mendukung kemandirian pupuk, dan mewujudkan praktik pertanian berkelanjutan di Kabupaten Pringsewu.
Copyrights © 2026