Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kelayakan finansial usahatani alpukat di Dusun Sukamulya Desa Hujungtiwu Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis (2) untuk mengetahui Payback period usahatani alpukat di Dusun Sukamulya Desa Hujungtiwu Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan data primer dan sekunder. Responden dalam penelitian ini berjumlah satu orang yang dipilih berdasarkan pada kemampuan dalam memberikan data yang diperlukan untuk analisis kelayakan finansial, meliputi informasi mengenai biaya investasi, operasional, penerimaan, keuntungan serta faktor - faktor ekonomi yang mempengaruhi keberlanjutan usahatani alpukat. Penentuan responden dilakukan secara purposive sampling dengan luas lahan sebesar 8 hektar dan jumlah tanaman sebanyak 2.500 pohon. Analisis kelayakan finansial dilakukan menggunakan empat kriteria investasi yaitu Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PP) dengan tingkat suku bunga pinjaman 6 persen per tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya investasi yang dikeluarkan sebesar Rp451.010.000, dengan nilai NPV sebesar Rp12.106.736.357, BCR sebesar 5,19, IRR sebesar 54,9 persen. Berdasarkan hasil tersebut, usahatani alpukat dinyatakan layak untuk diusahakan, dengan masa pengembalian modal (Payback Period) selama 7,5 tahun. Secara keseluruhan, hasil analisis menunjukkan bahwa usahatani alpukat di Dusun Sukamulya Desa Hujungtiwu Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis, layak diusahakan secara finansial, karena mampu memberikan keuntungan yang tinggi dan dapat mengembalikan modal dalam jangka waktu yang relative singkat dibandingkan dengan umur ekonomis tanaman.
Copyrights © 2026