Pendidikan pengelolaan sampah di sekolah dasar memerlukan media yang tidak hanya menyampaikan konsep, tetapi juga melatih tindakan pemilahan sampah secara langsung. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi ECO-SCHOOL VR, edugame berbasis virtual reality untuk mendukung pengetahuan, kebiasaan, dan perilaku pengelolaan sampah siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE. Aplikasi dikembangkan menggunakan Unreal Engine 5 dan diimplementasikan pada Oculus Meta Quest 2. Evaluasi melibatkan 75 siswa kelas IV–VI SDN Mulyoagung, Bojonegoro, melalui pengujian black-box, validasi ahli media, pre-test, post-test, kuesioner kebiasaan, observasi lingkungan sekolah, wawancara, uji reliabilitas, analisis N-Gain, Wilcoxon Signed-Rank Test, effect size, dan Technology Acceptance Model. Hasil black-box menunjukkan seluruh fitur inti berjalan sesuai spesifikasi. Validasi ahli media memperoleh rata-rata 89,5 dengan kategori sangat layak. Seluruh instrumen reliabel dengan Cronbach’s Alpha 0,82–0,91. Pengetahuan sampah meningkat dari 44% menjadi 84%, kebiasaan pengelolaan sampah dari 69,3% menjadi 87%, dan kebiasaan membuang sampah dari 9,3% menjadi 95%, dengan N-Gain 0,71; 0,58; dan 0,94. Uji Wilcoxon menunjukkan p-value 0,000 dengan effect size 0,48–0,61. PEOU sebesar 91% dan PU sebesar 95% menunjukkan penerimaan pengguna sangat baik. Namun, karena desain penelitian menggunakan one-group pretest-posttest tanpa kelompok kontrol, hasil ini ditafsirkan sebagai bukti awal peningkatan, bukan bukti kausal mutlak.
Copyrights © 2026