Kesehatan Seksual dan Reproduksi (KSR) merupakan dimensi fundamental kesehatan manusia yang mencakup aspek fisik, mental, dan sosial. Minimnya keterbukaan masyarakat dalam mendiskusikan KSR memunculkan celah informasi yang berdampak serius, di antaranya kehamilan tidak terencana, penularan Infeksi Menular Seksual (IMS), dan kekerasan seksual. Akun Instagram @dokteramiraobgyn hadir menjawab kebutuhan tersebut melalui konten edukasi berbasis kasus nyata. Studi ini mengkaji pemaknaan khalayak pada video edukasi KSR tentang remaja hamil di luar nikah disertai kondiloma akuminata. Pendekatan kualitatif diterapkan melalui kerangka Encoding-Decoding David Morley dan Teori Edukasi KSR, dengan pengumpulan data melalui observasi, FGD, wawancara, dan dokumentasi terhadap sembilan informan. Temuan mengungkap empat informan menempati posisi Dominant-Hegemonic, sementara lima informan berada pada posisi Negotiated. Hal ini mengindikasikan bahwa pesan edukasi diterima secara umum, namun khalayak tetap mengonstruksi pemaknaan yang adaptif berdasarkan kerangka pemahaman dan latar belakang masing-masing.
Copyrights © 2026