Wicara
Vol 5, No 1: April 2026

Pemetaan Leksikon Bahasa Jawa di Wilayah Perbatasan Kabupaten Boyolali: Kajian Dialektologi

Alya Widiastya (Jurusan S1 Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275)
Suharyo Suharyo (Department of Indonesian Literature, Diponegoro University, Jl. Dr. Antonius Suroyo, Tembalang, Tembalang District, Semarang City, Central Java 50275)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan variasi leksikon bahasa Jawa di wilayah perbatasan Kabupaten Boyolali serta memetakan persebaran varian leksikonnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa metode cakap (pancing, bertemu muka, rekam) dan metode simak (libat cakap dan bebas libat cakap). Analisis data dilakukan dengan metode padan dan teknik triangulasi, serta pendekatan dialektologi dibantu aplikasi GIS untuk pemetaan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 103 leksikon dengan variasi dua hingga empat bentuk yang tersebar membentuk klaster berdasarkan letak geografis dan pengaruh dialek sekitar seperti Semarang, Grobogan, Surakarta, dan Magelang. Selain bentuk umum dari bahasa Jawa standar, ditemukan bentuk khas lokal seperti bəndɔk, tracak, jagUŋ ənəm, dan pɛh. Wilayah TP 1–6 dipengaruhi dialek Semarangan dan Grobogan, TP 7–9 cenderung urban modern, sementara TP 10–12 mempertahankan leksikon lokal pegunungan Merapi-Merbabu. Garis isoglos dalam peta menunjukkan zona transisi bahasa, dengan garis tebal pada wilayah berleksikon tajam berbeda dan garis tipis pada wilayah yang leksikonnya homogen.Kata kunci: dialektologi, variasi leksikon, bahasa Jawa, peta isoglos

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

wicara

Publisher

Subject

Humanities Social Sciences

Description

Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya berfokus pada publikasi artikel penelitian sastra, bahasa, dan budaya. Fokus dan tujuan jurnal ini adalah menerbitkan tulisan analisis kritis dan teoritis terhadap segala objek penelitian kebahasaan, kesastraan, dan kebudayaan. Oleh karena itu, kami akan ...