Supositoria merupakan salah satu sediaan obat dalam bentuk solid yang difungsikan melalui rektal, vaginal dan uretra. Lemak coklat atau lemak theobroma adalah pilihan umum menjadi pilihan formulasi supositoria . Lemak tengkawang (Shorea mecistopteryx Ridl.) memiliki potensi sebagai alternatif pengganti lemak coklat (Theobroma cacao L.) karena memiliki karakteristik yang menyerupai lemak coklat dan tidak mengalami perubahan sifat polimorfisme setelah diberi perlakuan berupa serangkaian proses termal, stabilisasi dingin serta fase preservasi tertentu. Fokus utama dari riset ini untuk menentukan komposisi optimal dari formula sediaan supositoria paracetamol dengan kombinasi matriks antara lemak tengkawang (Shorea mecistopteryx Ridl.) dengan lemak coklat (Theobroma cacao L.) terhadap stabilitas fisik sediaan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental. Objek formulasi supositoria paracetamol kombinasi basis lemak tengkawang (Shorea mecistopteryx Ridl.) dan lemak coklat (Theobroma cacao L.) diformulasikan berdasar dari optimasi Simplex Lattice Design (SLD). Temuan dari hasil riset yang dianalisis menggunakan Design Expert 13 untuk menunjukan data sifat fisik sediaan menunjukan komposisi optimum lemak tengkawang dengan konsentrasi 36,795% dan lemak coklat dengan konsentrasi 65,205% memenuhi persyaratan fisik supositoria yang baik.
Copyrights © 2026