Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media sosial terhadap pembelajaran dan citra diri pada remaja, dengan studi kasus di SMK PGRI Muaradua. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari 15 siswa aktif pengguna media sosial dan 3 guru sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan catatan harian penggunaan media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa menggunakan media sosial 4-7 jam per hari dengan platform dominan TikTok, Instagram, dan WhatsApp. Dampak terhadap pembelajaran bersifat ganda: positif berupa akses tutorial kejuruan dan diskusi tugas, namun negatif lebih dominan meliputi prokrastinasi, mengantuk di kelas, dan penurunan nilai. Dampak terhadap citra diri juga menunjukkan dominasi negatif berupa perbandingan sosial, kecemasan terhadap jumlah like, serta kebiasaan mengedit foto berlebihan. Kesimpulannya, penggunaan media sosial yang tidak terkendali memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap pembelajaran dan citra diri remaja. Saran penelitian ini adalah perlunya literasi digital terintegrasi di sekolah dan pengawasan dari orang tua.
Copyrights © 2026