Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dan implementasi instrumen non-test dalam sistem evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya melalui pendekatan dokumenter dan sosiometrik. Evaluasi non-test memiliki peran penting dalam mengukur aspek afektif, sosial, dan perilaku peserta didik yang tidak dapat dinilai secara optimal melalui instrumen tes. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui kajian berbagai literatur, buku, jurnal ilmiah, dan dokumen akademik yang relevan dengan evaluasi pembelajaran PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen dokumenter digunakan untuk memperoleh data melalui arsip, catatan kegiatan, laporan perkembangan, dan dokumen pembelajaran yang mampu menggambarkan perkembangan sikap dan karakter peserta didik secara berkelanjutan. Sementara itu, instrumen sosiometrik digunakan untuk mengidentifikasi hubungan sosial, interaksi kelompok, tingkat penerimaan, dan pola komunikasi antar peserta didik dalam lingkungan pembelajaran. Implementasi kedua instrumen tersebut dalam pembelajaran PAI memberikan kontribusi terhadap terciptanya evaluasi yang lebih komprehensif, objektif, dan humanis. Selain itu, penggunaan instrumen non-test juga membantu pendidik dalam memahami perkembangan spiritual, sosial, dan emosional peserta didik secara lebih mendalam. Dengan demikian, instrumen dokumenter dan sosiometrik menjadi bagian penting dalam mendukung efektivitas sistem evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
Copyrights © 2026