Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya nilai tambah hasil perikanan ikan tuna di Desa Nipa, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, yang sebagian besar masih dijual dalam bentuk segar tanpa pengolahan lebih lanjut. Kondisi ini menyebabkan pendapatan masyarakat pesisir belum optimal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah ikan tuna melalui pengembangan usaha kreatif berbasis olahan ikan serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengolahan, pengemasan, dan pemasaran produk. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik langsung pengolahan ikan tuna menjadi produk abon, bakso, dan nugget, serta pendampingan pemasaran berbasis digital. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 46,8 menjadi 82,4 atau meningkat sebesar 35,6 poin (sekitar 76 persen). Selain itu, masyarakat mampu menghasilkan produk olahan ikan tuna yang memiliki nilai jual lebih tinggi serta mulai memahami teknik pengemasan dan pemasaran digital. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026