Pendidikan karakter di sekolah dasar menghadapi tantangan seiring transisi menuju Kurikulum Merdeka yang mengintegrasikan IPAS dan Pendidikan Pancasila. Penelitian ini bertujuan mengkaji pola implementasi, kendala, dan tren pergeseran pendidikan karakter melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berbasis PRISMA 2020. Sintesis naratif-tematik dilakukan terhadap 20 artikel empiris (2022–2026) dari Google Scholar, GARUDA, dan Semantic Scholar. Hasilnya menunjukkan tiga pola utama implementasi: integrasi dalam perencanaan, pembelajaran aktif berbasis konteks lokal, dan pembiasaan berbasis konten, dengan nilai dominan berupa toleransi, gotong royong, dan tanggung jawab. Kajian ini menemukan pergeseran tren dari pendekatan mata pelajaran tunggal menuju pendekatan lintas disiplin. Namun, beban administratif dan terbatasnya kapasitas pedagogis guru menyebabkan integrasi ini kerap sebatas formalitas simbolis, bukan substantif. Kesimpulannya, keberhasilan pendidikan karakter sangat menuntut sinergi ekosistem yang utuh antara kurikulum, kompetensi guru, budaya sekolah, dan keterlibatan orang tua.
Copyrights © 2026