Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengendalian biaya operasional terhadap perolehan laba pada PT Smartfren Telecom Tbk. Dalam industri telekomunikasi yang kompetitif, efisiensi biaya operasional menjadi faktor penting dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan periode 2021–2023. Analisis dilakukan melalui rasio keuangan yang meliputi Net Profit Margin (NPM), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Return on Assets (ROA), dan Return on Equity (ROE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pendapatan perusahaan mengalami peningkatan selama periode penelitian, kenaikan biaya operasional yang cukup besar menyebabkan fluktuasi laba bersih. Rasio NPM dan ROE menunjukkan kecenderungan positif pada beberapa periode, namun tingginya rasio BOPO mengindikasikan bahwa efisiensi biaya operasional masih perlu ditingkatkan. Penerapan strategi pengendalian biaya operasional yang lebih efektif diperlukan untuk meningkatkan profitabilitas dan memperkuat daya saing Perusahaan.
Copyrights © 2026