Perkembangan sektor pariwisata di Kota Batam yang pesat telah menciptakan peluang ekonomi yang signifikan, namun seiring dengan itu juga menimbulkan permasalahan lingkungan yang tidak dapat diabaikan. Sebagian besar hotel terbukti belum menerapkan pengelolaan lingkungan secara memadai, ditandai dengan pembuangan limbah ke saluran drainase, penggunaan produk tidak ramah lingkungan, konsumsi air berlebih, dan pengelolaan lingkungan sekitar yang tidak berkelanjutan. Penelitian ini mengkaji pengaruh penerapan green accounting dan green hotel terhadap kinerja hotel dengan menggunakan desain penelitian metode campuran (mixed method). Hasil analisis empiris menunjukkan bahwa praktik green accounting maupun green hotel berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja hotel, baik secara parsial maupun simultan. Temuan kualitatif lebih lanjut mengungkapkan bahwa transparansi hotel, komitmen lingkungan, dan pemilahan limbah untuk daur ulang dipandang sebagai faktor pendorong utama dalam penerapan prinsip keberlanjutan. Sebaliknya, prioritas yang lebih rendah ditemukan pada pengurangan penggunaan bahan kimia, efisiensi energi, serta integrasi visi dan misi berbasis lingkungan, yang menegaskan perlunya strategi keberlanjutan yang lebih komprehensif dalam industri perhotelan. Kata Kunci: Green Accounting; Green Hotel; Kinerja Hotel; Pariwisata Berkelanjutan; Mixed Method
Copyrights © 2026