Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kompetensi, independensi, tekanan waktu, dan beban kerja terhadap kualitas audit intern pemerintah. Fenomena lemahnya tata kelola pemerintahan yang ditandai dengan berbagai kasus korupsi di sektor publik menunjukkan masih rendahnya efektivitas fungsi audit intern pemerintah (APIP). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausal dengan data primer yang dikumpulkan melalui survei kuesioner terhadap 41 auditor intern pada Inspektorat Kementerian Sekretariat Negara. Teknik pemilihan sampel menggunakan sampel jenuh (sensus). Analisis data dilakukan dengan model regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 31. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa seluruh variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit intern (F=11,609; p
Copyrights © 2026