Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT)
Vol. 6 No. 2 (2026): Nursing and Health Care Technology-July to December Period

Pengaruh Pemberian Jus Buah Naga Merah terhadap Tekanan Darah Lansia Penderita Hipertensi di Gampong Batu XII Kabupaten Aceh Utara

Yarima Melati (Departemen Keperawatan, STIKes Darussalam Lhokseumawe, Indonesia)
Putri Eka Sari (Departemen Keperawatan, STIKes Darussalam Lhokseumawe, Indonesia)
Rahmad Mouliansyah (Departemen Keperawatan, STIKes Darussalam Lhokseumawe, Indonesia)
Maulizar Juana (Departemen Keperawatan, STIKes Darussalam Lhokseumawe, Indonesia)



Article Info

Publish Date
15 Jun 2026

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada lansia yang berisiko menyebabkan komplikasi serius seperti penyakit jantung dan stroke. Upaya pengendalian hipertensi tidak hanya dilakukan melalui terapi farmakologis, tetapi juga melalui pendekatan nonfarmakologis, salah satunya dengan memanfaatkan buah naga merah yang kaya akan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan tekanan darah setelah pemberian jus buah naga merah pada lansia penderita hipertensi di Gampong Batu XII Kecamatan Cot Girek Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 35 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata tekanan darah sistolik menurun dari 170.71 ± 20.692 mmHg menjadi 146.20 ± 11.928 mmHg, sedangkan rerata tekanan darah diastolik menurun dari 99.14 ± 9.843 mmHg menjadi 88.43 ± 7.521 mmHg setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi (p < 0.001). Dapat disimpulkan bahwa pemberian jus buah naga merah berhubungan dengan penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi setelah intervensi.

Copyrights © 2026