Retail Micro, Small, And Medium Enterprises (MSMEs) or traditional grocery store often face operational problems especially in process of recording sales data and stock management that still done manually. Manual recording sales data and stock management leads to data is not accurate, taking a lot of time to finish, difficult to monitor stock inventory and report. Those problems encourage to develop solutions which are Point of Sale (POS) Android application. POS applications developed using Waterfall method alongside MySQL and Laravel framework for back end, and Kotlin used for front end. This application will have three main features, namely managing stock availability, recording the sales data and making periodic reports. Based on user testing that has been carried out and functional testing, this application is working well and can help with data collection on stock procurement, sales and generating periodic reports. Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) ritel atau toko kelontong sering menghadapi masalah operasional terutama dalam proses pendataan penjualan dan pengelolaan stok yang masih dilakukan secara manual. Pendataan penjualan dan pengelolaan stok manual menyebabkan data tidak akurat, memakan waktu, sulitnya memantau persediaan dan laporan. Permasalahan tersebut mendorong pembangunan solusi yang berupa aplikasi Point of Sale (POS) sekaligus inventaris berbasis Android. Metode Waterfall digunakan untuk pengembangan aplikasi disertai dengan penggunaan MySQL dan framework Laravel untuk bagian backend dan Kotlin untuk frontend. Aplikasi memiliki tiga fitur utama yaitu mengelola ketersediaan stok, mendata proses penjualan, dan membuat laporan periodik. Berdasarkan pengujian terhadap pengguna dan pengujian fungsionalitas, aplikasi ini sudah berfungsi dengan baik dan dapat membantu proses pendataan pengadaan stok, transaksi penjualan stok dan mempermudah proses pembuatan laporan periodik.
Copyrights © 2026