Kasus perundungan (bullying) di lingkungan sekolah menjadi perhatian yang sangat serius karena bedampak buruk bagi siswa baik secara psikologis dan fokus belajar siswa. Menanggapi isu tersebut, mahasiswa Universitas Pamulang melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat (PKM) di SMK Negri 8 Tangerang Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi siswa mengenai bahaya bullying sekaligus merintis terbentuknya budaya saling menghargai di sekolah. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi kasus mengenai bentuk-bentuk perundungan baik secara fisik, verbal, maupun cyberbullying serta dampak hukumnya. Hasil dari kegiatan ini menunjukan adanya peningkatan kesadaran siswa secara drastis. Melalui evaluasi setelah pemaparan materi, para siswa kini dinilai lebih mampu mengidentifikasi tindakan perundungan dan memahami peran penting mereka sebagai pembela, bukan hanya sekedar menonton. Pihak sekolah juga menyambut baik kegiatan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat dan bebas dari rasa takut.
Copyrights © 2026