Pendahuluan :Bullying merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi di kalangan remaja dan dapat berdampak negatif terhadap kesehatan mental, seperti kecemasan, depresi, serta penurunan kepercayaan diri. Kurangnya pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai dampak bullying menjadi salah satu faktor utama terjadinya perilaku tersebut di lingkungan sekolah.Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa terhadap pencegahan bullying.Metode:Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dengan pendekatan pre-test dan post-test. Kegiatan dilakukan pada 111 siswa kelas IX SMP IT Baitul Jannah Bandar Lampung. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan untuk mengukur tingkat pengetahuan dan sikap siswa terkait bullying.Hasil:Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa dari 31,5% menjadi 82,9% (meningkat sebesar 51,4%). Selain itu, sikap siswa dalam menolak perilaku bullying juga mengalami peningkatan dari 58% menjadi 88% (meningkat sebesar 30%).Kesimpulan:Promosi kesehatan melalui penyuluhan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa dalam pencegahan bullying. Oleh karena itu, kegiatan edukasi perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari bullying.
Copyrights © 2026