Pendahuluan: Bronkitis dilaporkan lebih banyak terjadi pada populasi dengan status sosial-ekonomi rendah dan individu yang tinggal di daerah perkotaan atau perindustrian. Tidak ada predileksi ras pada penyakit bronkitis akut. Di negara empat musim, sebagian besar kasus bronkitis akut terjadi pada musim gugur atau musim dingin. Meski demikian, bronkitis akut dapat terjadi pada musim apapun tergantung dinamika infeksi virus tahunanTujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta dalam mencegah penyakit bronchitis.Metode: Kegiatan penyuluhan diawali dengan persiapan pembuatan banner, bahan kegiatan, dan penyusunan materi penyuluhan oleh tim penyuluh. Peserta penyuluhan adalah petugas cleaning service Universitas Malahayati dengan jumlah peserta sebanyak 28 orang. Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah edukasi dan diskusi. Tempat kegiatan penyuluhan adalah di Universitas Malahayati, Bandar Lampung. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengambilan data nilai pengetahuan peserta terkait pencegahan bronkitis, baik sebelum maupun sesudah penyuluhanHasil: Peserta penyuluhan seluruhnya adalah perempuan (100,0%) dan kelompok usia terbanyak dari peserta penyuluhan adalah midle age (57,7%). Terjadi peningkatan tingkat pengetahuan peserta terkait pemahaman pengertian (100%), penyebab (100%),dan cara mencegah terjadinya bronkitis (100%).Kesimpulan: Kegiatan edukasi ini memiliki dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan peserta tentang pencegahan penyakit bronchitis.Kata Kunci: edukasi, bronkitis, penyuluhan
Copyrights © 2026