Masa nifas merupakan periode penting setelah persalinan yang berlangsung selama kurang lebih 6 minggu, dimana terjadi proses pemulihan organ reproduksi ibu. Salah satu masalah yang sering dialami pada masa nifas adalah luka perineum akibat persalinan, yang berisiko mengalami infeksi dan memperlambat proses penyembuhan apabila tidak dirawat dengan baik. Upaya perawatan luka perineum dapat dilakukan secara farmakologi maupun non-farmakologi. Salah satu terapi non-farmakologi yang dapat digunakan adalah madu, yang memiliki sifat antibakteri, antiinflamasi, dan mampu mempercepat proses regenerasi jaringan.Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu nifas tentang perawatan luka perineum menggunakan terapi non-farmakologi dengan madu. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan, serta diskusi interaktif dengan media leaflet. Kegiatan dilaksanakan pada 28 april 2026 dengan sasaran 25 orng ibu hamil trimester 3, di Desa panjang selatan, panjang, bandar Lampung, Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu mengenai perawatan luka perineum serta manfaat penggunaan madu sebagai terapi alternatif yang aman dan mudah diperoleh.Kesimpulan dari kegiatan ini adalah edukasi kesehatan mengenai perawatan luka perineum dengan madu efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu nifas serta dapat menjadi salah satu upaya alternatif dalam mempercepat penyembuhan luka.Kata kunci: masa nifas, luka perineum, madu, terapi non-farmakologi
Copyrights © 2026