Dakwah sebagai kegiatan penyebaran ajaran Islam memiliki cakupan yang semakin luas dalam kehidupan masyarakat, tidak hanya berfokus pada aspek keagamaan, tetapi juga mencakup dimensi sosial. Penulisan ini bertujuan untuk mengkaji peran dakwah sebagai sarana pendampingan sosial dalam membantu masyarakat mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur dari berbagai sumber yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa dakwah dapat berperan sebagai media pembinaan, pemberdayaan, serta perubahan sosial dengan menggunakan pendekatan persuasif, edukatif, dan partisipatif. Dalam pelaksanaannya, dakwah tidak sekadar menyampaikan ajaran agama, tetapi juga menawarkan solusi nyata terhadap berbagai permasalahan sosial seperti kemiskinan, konflik, dan penyimpangan perilaku. Dengan demikian, dakwah memiliki peran penting sebagai instrumen dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri, berakhlak mulia, dan sejahtera. Oleh sebab itu, diperlukan inovasi dalam metode dakwah yang lebih kontekstual dan adaptif agar mampu menjawab dinamika sosial yang terus berkembang.
Copyrights © 2026