Pertumbuhan teknologi yang pesat, terutama di bidang Internet of Things (IoT), telah membuka peluang besar untuk mengatasi berbagai masalah dalam sektor pertanian, termasuk irigasi. Salah satu masalah utama yang dihadapi oleh petani adalah inefisiensi dalam penggunaan air, terutama pada sistem irigasi konvensional yang seringkali kurang akurat dalam mendistribusikan air secara tepat sesuai kebutuhan tanaman. Sistem manual juga memerlukan tenaga dan waktu yang signifikan, yang berpotensi menghambat produktivitas.Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini mengusulkan pengembangan sistem irigasi tetes otomatis berbasis IoT menggunakan metode Extreme Programming (XP). Solusi ini melibatkan penggunaan sensor kelembaban tanah dan mikrokontroler yang terhubung ke jaringan internet, memungkinkan pemantauan dan pengendalian irigasi secara real-time. Melalui penerapan metode XP, sistem ini dirancang secara iteratif dengan pendekatan yang fleksibel, memudahkan penyesuaian terhadap kebutuhan pengguna dan kondisi lapangan. Hasil dari pengembangan menunjukkan bahwa sistem irigasi tetes otomatis ini mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air hingga 30% dibandingkan sistem manual. Sistem berhasil diimplementasikan dan diuji pada skala hidroponik, dengan hasil pertumbuhan tanaman yang lebih baik dan pengurangan pemborosan air. Antarmuka sistem berbasis web juga memungkinkan pengguna untuk memantau kondisi tanah dan mengatur waktu irigasi secara jarak jauh. Penerapan sistem irigasi tetes otomatis berbasis IoT dengan metode XP memberikan solusi efektif untuk mengatasi inefisiensi irigasi di sektor pertanian. Sistem ini tidak hanya memudahkan pengelolaan air, tetapi juga mendukung keberlanjutan dengan cara yang hemat energi dan sumber daya.
Copyrights © 2026