ABSTRAK Perkembangan material komposit dalam industri konstruksi mendorong inovasi material dinding alternatif yang lebih ringan, kuat, dan ramah lingkungan dibandingkan beton konvensional atau GRC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik mekanik dan fisis komposit sandwich hybrid berbasis serat sabut kelapa, serat rami, serat E-glass, serta core kayu balsa. Komposit dibuat dengan metode hand lay-up dalam tiga variasi susunan lapisan skin. Pengujian dilakukan menggunakan uji impak (ASTM D6110), dan pengamatan foto makro dengan pembesaran 1x. Hasil uji impak, spesimen dengan susunan S-R-E-C-E-R-S menunjukkan nilai energi serap tertinggi sebesar 4,457 J dan ketangguhan impak 0,060 J/mm². Hasil pengamatan foto makro memperlihatkan kerusakan berupa fiber pull out, void, dan microcrack, yang paling sedikit dijumpai pada spesimen S-R-E-C-E-R-S. Hasil ini menunjukkan bahwa variasi susunan lapisan berpengaruh terhadap kekuatan mekanik komposit sandwich hybrid. Secara keseluruhan, variasi S-R-E-C-E-R-S efektif meredam tumbukan dan menjaga integritas struktur. Dengan demikian, komposit sandwich hybrid berpotensi sebagai material alternatif dinding bangunan yang ringan, kuat, efisien, dan ramah lingkungan.
Copyrights © 2026