Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi suhu nozzle terhadap kekuatan tarik material PLA+ yang dicetak menggunakan mesin 3D printing dual extruder. Spesimen dicetak dengan tiga variasi suhu nozzle, yaitu 214°C, 215°C, dan 216 °C. Uji tarik dilakukan sesuai standar ASTM D638 untuk memperoleh nilai Ultimate Tensile Strength (UTS) dan elongation. Hasil pengujian menunjukkan bahwa suhu nozzle berpengaruh nyata terhadap sifat mekanik PLA+. Analisis statistik menggunakan ANOVA satu arah menunjukkan adanya perbedaan signifikan antar kelompok perlakuan (p < 0,05). Hasil uji lanjut Tukey HSD menunjukkan bahwa perlakuan dengan nozzle temperature 216°C menghasilkan kekuatan tarik yang secara signifikan lebih rendah dibandingkan suhu 214°C dan 215°C, sedangkan perbedaan antara 214°C dan 215°C tidak signifikan sehingga keduanya memiliki performa mekanik yang sebanding.
Copyrights © 2026