Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas komunikasi pembangunan terhadap penginputan Rencana Umum Pengadaan (RUP) pada Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) di Pemerintah Kabupaten Barito Kuala. Komunikasi pembangunan diwujudkan melalui dua instrumen utama, yaitu Bimbingan Teknis (Bimtek) dan surat edaran Sekretaris Daerah yang ditujukan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, melibatkan informan dari UKPBJ, LPSE, trainer SIRUP, serta admin RUP SKPD.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bimtek berperan sebagai instrumen edukatif yang meningkatkan pemahaman, keterampilan teknis, dan kepercayaan diri admin RUP, sedangkan surat edaran berfungsi sebagai instrumen struktural yang memperkuat kepatuhan administratif dan ketepatan waktu penginputan. Sinergi antara keduanya membentuk pola komunikasi pembangunan edukatif–struktural yang efektif mendorong perubahan perilaku birokrasi. Capaian 100% penginputan dan verifikasi RUP Tahun Anggaran 2025 menjadi bukti empiris keberhasilan strategi ini.Penelitian ini memberikan kebaruan dengan menegaskan bahwa kombinasi pendekatan edukatif melalui Bimtek dan regulatif melalui surat edaran dapat menjadi model komunikasi pembangunan yang efektif dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pengadaan barang dan jasa di pemerintah daerah.Kata Kunci: komunikasi pembangunan, SIRUP, penginputan RUP, Bimbingan Teknis, surat edaran.
Copyrights © 2026