Alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan industri menjadi tantangan bagi desa-desa agraris di Indonesia, termasuk Desa Ardimulyo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan lahan sawah yang kurang produktif melalui budidaya tanaman herbal serta penguatan literasi masyarakat melalui media visual edukatif. Kegiatan dilaksanakan secara bertahap, meliputi survei lokasi, pemilihan tanaman, perancangan instalasi tanam, serta penyusunan media informasi berupa katalog dan penanda informasi. Sebanyak 17 jenis tanaman herbal dibudidayakan dengan nilai kesehatan dan potensi ekonomi. Media visual dirancang secara informatif dan mudah diakses, dilengkapi dengan kode QR yang terhubung ke laman daring. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa integrasi budidaya tanaman dan komunikasi visual mampu meningkatkan keterlibatan masyarakat, memperluas pengetahuan, serta membuka peluang wisata edukatif berbasis tanaman herbal. Program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan lahan desa yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026