Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pelarut berbeda polaritas terhadap ekstrak etanol daun alpukat sehingga diperoleh fraksi aktif etil asetat dan heksan selanjutnya dilakukan uji aktivitas urinasi. Penelitian menggunakan hewan percobaan tikus putih jantan yang dibagi menjadi 6 kelompok dengan perlakuan normal aquades, kontrol positif furosemide, fraksi aktif etil asetat 100mg/kgbb dan 300 mg/kgbb serta kelompok fraksi aktif heksan dosis aktif 100mg/kgbb dan 300 mg/kgbb. Hasil penelitian menunjukkan volume urinasi tertinggi ditunjukkan oleh kelompok fraksi aktif heksan dosis 300mg/kgbb. Peningkatan volume urinasi dipengaruhi oleh adanya metabolit sekunder flavonoid dan tanin. Perubahan pH terjadi pada kelompok fraksi aktif heksana yang cenderung sedikit asam karena terjadinya penghambatan absorpsi natrium lebih dominan sehingga cenderung sedikit asam
Copyrights © 2026