Gangguan bipolar merupakan gangguan mood yang menyebabkan perubahan suasana hati seseorang secara ekstrem dan tiba-tiba, mulai dari posisi terendah yaitu depresi serta posisi tertinggi yaitu manik. Salah satu terapi farmakologi untuk mengobati pasien bipolar yaitu dengan antidepresan. Pemberian antidepresan pada pasien bipolar membutuhkan rentang waktu yang panjang, sehingga dapat menyebabkan terjadinya permasalahan terkait obat atau drug related problems (DRPs). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa adanya kejadian drug related problems (DRPs) pada pasien bipolar rawat inap di RSJD dr. Arif Zainuddin Surakarta dalam periode Januari 2020 – Desember 2024. Desain dari penelitian ini yaitu cross sectional retrospektif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 97 kasus. Data yang diambil yaitu data yang berdasarkan pada rekam medis pasien. Penyajian data akan dilakukan secara deskriptif dan ditampilkan dalam presentase. Pola penggunaan antidepresan yang mendominasi yaitu maprotilin dengan dosis 50 mg/hari dan penggunaan antidepresan dikombinasikan dengan obat lainnya. Kasus drug related problems (DRPs) yang terjadi yaitu pemilihan obat sebanyak 174 kasus (67,97%), pemilihan dosis sebanyak 41 kasus (16,02%) dan durasi pengobatan sebanyak 41 kasus (16,02%).
Copyrights © 2026