Radikal bebas dapat menyebabkan kerusakan kulit yang ditandai dengan munculnya kerutan, kekeringan, dan pecah-pecah. Penggunaan sediaan facial spray gel yang mengandung antioksidan menjadi salah satu upaya untuk melindungi kulit dari efek negatif tersebut. Apigenin merupakan senyawa alami yang memiliki potensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan apigenin dalam bentuk facial spray gel yang memenuhi persyaratan mutu serta mengevaluasi aktivitas antioksidannya. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan variasi konsentrasi apigenin, yaitu F0 (0%), F1 (1,5%), F2 (3%), dan F3 (6%). Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, pola penyemprotan, waktu kering, daya lekat, stabilitas, uji kesukaan, dan uji iritasi. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode DPPH dengan spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan facial spray gel apigenin memenuhi persyaratan mutu fisik dengan nilai pH 5,43–6,02; viskositas 1186,66–3996 mPa.s; diameter pola semprot 3,49–5,82 cm; waktu kering 1,13–4,38 menit; serta daya lekat >10 detik dan tidak menimbulkan iritasi. Nilai IC50 menunjukkan aktivitas antioksidan yang sangat kuat pada F1 sebesar 14,6618 ppm, F2 sebesar 11,894 ppm, dan F3 sebesar 9,509 ppm. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa apigenin dapat diformulasikan dalam bentuk facial spray gel dengan mutu fisik yang baik dan memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat, dengan formula terbaik terdapat pada F3, sedangkan formula yang paling disukai adalah F1 dan F2.
Copyrights © 2026