Acne vulgaris merupakan penyakit kulit disebabkan oleh peradangan kronis pada folikel pilosebasea. acne vulgaris dipengaruhi oleh beberapa faktor termasuk kualitas tidur yang buruk juga dapat meningkatkan hormon kortisol yang menyebabkan peradangan dan produksi minyak berlebih dikulit memperburuk jerawat. Tujuan penelitan ini untuk mengetahui hubungan kualitas tidur terhadap terjadinya acne vulgaris pada mahasiswa tata rias dan kecantikan angkatan 2020. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional yang bersifat kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah mahasiswa tata rias dan kecantikan angkatan 2020. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 63 orang. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang didapatkan langsung dari responden dengan cara menyebarkan kuisioner. Penelitian ini menggunakan analisis menunjukan nilai signifikansi 0.000<0,05 berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur yang buruk dan kejadian acne, bauk dalam tingkat ringan hingga berat. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan terjadinya acne vulgaris pada mahasiswa tata rias dan kecantikan angkatan 2020, diharapkam mahasiswa tata rias lebih memperbaiki kualitas tidurnya agar mengurangi terjadinya jerawat pada wajah.
Copyrights © 2026