Penelitian ini mengkaji pengaruh Orientasi Kewirausahaan Sosial dan Pengukuran Dampak terhadap Kinerja Sosial dan Kinerja Keuangan di kalangan perusahaan sosial di Jawa Barat. Perusahaan sosial semakin diharapkan untuk menyeimbangkan penciptaan nilai sosial dengan keberlanjutan keuangan, sehingga penting untuk mengidentifikasi kemampuan organisasi yang berkontribusi pada kedua tujuan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 100 pendiri, manajer, dan staf senior perusahaan sosial yang beroperasi di Jawa Barat. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS 3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Orientasi Kewirausahaan Sosial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Sosial dan Kinerja Keuangan. Demikian pula, Pengukuran Dampak berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Sosial dan Kinerja Keuangan. Hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa model menjelaskan 67,2% varians dalam Kinerja Sosial dan 59,1% varians dalam Kinerja Keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan sosial dengan orientasi kewirausahaan yang lebih kuat dan praktik pengukuran dampak yang sistematis lebih mungkin mencapai hasil sosial yang lebih unggul sambil mempertahankan keberlanjutan keuangan. Studi ini berkontribusi pada literatur yang berkembang tentang kewirausahaan sosial dengan memberikan bukti empiris dari Indonesia dan menawarkan implikasi praktis bagi para manajer perusahaan sosial dan pembuat kebijakan yang berupaya memperkuat efektivitas organisasi dan keberlanjutan jangka panjang.
Copyrights © 2026