Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Arsitektur

KRITERIA MODEL RUANG TERBUKA HIJAU SEBAGAI COMMUNAL PLACE PADA KAWASAN PERUMAHAN DI KOTA MALANG

HALIM, ADISTY (Unknown)
Wulandari, Lisa Dwi (Unknown)



Article Info

Publish Date
11 Jun 2026

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) dalam perspektif perencanaan kota berkelanjutan memiliki peran yang melampaui fungsi ekologis, yaitu menuju fungsi sosial dan komunal. RTH pada kawasan perumahan perlu bertransformasi menjadi communal place yang secara efektif memfasilitasi interaksi sosial, membangun modal sosial, dan memperkuat sense of community di antara penghuni. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya variasi signifikan kualitas RTH di perumahan elit dan menengah ke atas di Kota Malang, di mana pemenuhan standar kuantitas menurut regulasi tidak selalu sejalan dengan kualitas fungsional, pemanfaatan, dan persepsinya. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan merumuskan kriteria model RTH ideal yang bersifat adaptif, yang tidak hanya memenuhi standar desain arsitektur-lanskap, tetapi juga selaras dengan kebutuhan aktivitas sosial-behavioral spesifik penghuni. Studi ini menggunakan pendekatan analisis komparatif yang kaya (rich comparative analysis) pada tiga studi kasus representatif dengan tipologi RTH dominan yang berbeda, yaitu Perumahan Araya dengan fokus pada jalur hijau tepi jalan, Perumahan Permata Jingga dengan fokus pada taman lingkungan, dan Perumahan Ijen Nirwana dengan fokus pada hutan kawasan atau hutan kota. Metode pengumpulan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan instrumen PlaceĀ  Centered Mapping, Person-Centered Mapping, serta Urban Landscape Approach. Metode ini mengevaluasi tiga fungsi utama, yakni fungsi sosial, fungsi estetika, dan fungsi ekologis. Pengamatan pemetaan perilaku (behavioral mapping) dilakukan secara menyeluruh pada hari kerja (weekday) dan akhir pekan (weekend) dalam empat pembagian waktu dari pagi hingga malam hari. Hasil analisis dan sintesis data menghasilkan pemodelan kriteria RTH berdasarkan tipologinya serta generalisasi kriteria yang memadukan variabel kenyamanan suhu lingkungan dengan interaksi warga secara bersamaan. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan sebagai panduan berbasis bukti (evidence-based) bagi perencana kawasan, pengembang properti, dan pemerintah dalam perancangan dan pengelolaan RTH di kawasan perumahan agar dapat berfungsi efektif sebagai paru-paru kota sekaligus ruang kumpul bersama. Kata kunci: Ruang Terbuka Hijau, Communal Place,Perumahan, Kota Malang

Copyrights © 2026