Tujuan dari penelitian ini untuk melihat bagaimana pengaruh antara sekam padi bekas ayam broiler dan pupuk kandang ayam petelur terhadap pertumbuhan dan produksi rumput gajah mini. Penelitian ini menggunakan analisis statistik uji t yaitu sekam padi bekas ayam broiler sebanyak 3 kg dan pupuk kandang ayam petelur sebanyak 3 kg, terdiri dari 2 perlakuan. Setiap perlakuan diulang 5 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan menggunakan feses ayam petelur menghasilkan jumlah anakan sebesar 9,60 ± 2,40, jumlah daun sebanyak 52,20 ± 9,47 helai, tinggi tanaman sebesar 100,48 ± 4,53 cm, dan berat segar sebesar 385 ± 78,42 gram. Sementara itu, pada perlakuan menggunakan sekam padi bekas ayam broiler diperoleh jumlah anakan sebesar 7,40 ± 0,89, jumlah daun sebanyak 38,80 ± 6,22 helai, tinggi tanaman sebesar 95,52 ± 4,70 cm, dan berat segar sebesar 246 ± 65,32 gram. Adapun kesimpulan dari penelitian ini yaitu pemberian feses ayam petelur memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap pertumbuhan rumput gajah mini dibandingkan sekam padi bekas ayam broiler. Hasil ini menegaskan potensi feses ayam petelur sebagai pupuk organik yang efektif dan berkelanjutan dalam meningkatkan produktivitas hijauan pakan.
Copyrights © 2026