Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan
Vol. 5 No. 1 (2026): June

Bina Desa Hijau: Peningkatan Kapasitas Masyarakat Melalui Pelatihan Pembibitan Dan Penanaman Pohon Lahan Basah Di Desa Karya Manuntung, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru

Jumiati (1Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru 2Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru)
Syahputra Sartono Putra (1Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru 2Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru)
Ratna Sari Ratna (1Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru 2Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru)
Taufik Hidayat Taufik (1Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru 2Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru)
Nurul Koniatul Laili Nurul (1Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru 2Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru)
Dealovy Agustin Dea (1Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru 2Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru)
Merinda Puspita Merin (1Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru 2Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru)
Muhammad Syaiful Dailami Rasydi Daii (1Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru 2Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru)
Rahmad Andrianor Andre (1Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru 2Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru)
Dwi Rizki Febriyanti Dwi (1Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru 2Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru)
Rizki (1Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru 2Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru)



Article Info

Publish Date
11 Jun 2026

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Karya Manuntung yang memiliki karakteristik wilayah lahan basah. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat setempat adalah keterbatasan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam kegiatan pembibitan dan penanaman jenis pohon kehutanan, sehingga upaya penghijauan dan rehabilitasi lingkungan belum berjalan secara konsisten dan berkelanjutan. Program Bina Desa Hijau bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pelatihan teknik pembibitan, pengembangan persemaian sederhana, serta pelaksanaan kegiatan penanaman pohon hutan tropis lahan basah. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat desa sebagai subjek utama kegiatan. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi dengan pemerintah desa, sosialisasi program, pelatihan pembibitan berbasis praktik langsung, pembuatan persemaian sederhana, serta kegiatan penanaman pohon secara gotong royong yang diikuti oleh masyarakat setempat. Jenis tanaman yang digunakan dalam kegiatan ini adalah mahoni (Swietenia macrophylla) dan belangeran (Shorea balangeran), yang dipilih berdasarkan kesesuaiannya dengan kondisi lingkungan lahan basah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan persemaian dan penanaman pohon lokal. Terbentuknya persemaian desa menjadi dasar penting bagi keberlanjutan kegiatan penghijauan dan rehabilitasi lahan basah di tingkat desa.

Copyrights © 2026