Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self-control, loneliness dan work boredom terhadap perilaku cyberloafing dikalangan pegawai Kantor Desa Suhada. Cyberloafing adalah perilaku menggunakan internet di tempat kerja untuk kepentingan pribadi yang dapat mengurangi produktivitas kerja. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode sensus, data dikumpulkan dari 36 pegawai melalui kuesioner skala Likert 1-10 yang dibagikan kepada seluruh pegawai Kantor Desa Suhada. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS termasuk uji validitas, reliabilitas, dan regresi linier berganda. Pada uji F, self-control, loneliness dan work boredom secara simultan mempengaruhi cyberloafing. Sementara itu, uji T menunjukkan bahwa variabel self-control memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap cyberloafing, sedangkan variabel loneliness memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap perilaku cyberloafing dan work boredom memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap cyberloafing, dengan nilai koefisien determinasi R = 0,633 yang menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 63,3% variasi perilaku cyberloafing. Ini menunjukkan kontribusi yang kuat dari pengendalian diri, kesepian, dan kebosanan yang memicu perilaku bermalas-malasan di dunia maya cyberloafing.
Copyrights © 2026